ISO 9001  : 2008: Bagian 1.1.B.

ISM       : Bagian 1.2.3.

ISO 14001 : 2004: Bagian 4.3.2.

PT Rig Tenders Indonesia, Tbk. (PT.RTI) berkomitmen untuk menyediakan tempat kerja yang aman dan sehat bagi semua Karyawan, Kontraktor, Pelanggan dan Anggota Masyarakat. Untuk itu PT.RTI akan mematuhi semua Peraturan Perundang-undangan, Hukum dan Standar yang relevan.

PT.RTI senantiasa memastikan lingkungan dan peralatan kerja yang aman. Bagian yang tidak terpisahkan dari upaya untuk mewujudkan sistem kerja yang aman adalah prosedur operasional dan pengawasan yang tercantum dalam Prosedur HSE dan Manajemen Sumber Daya PT.RTI yang merupakan bagian dari Sistem Mutu/Keselamatan (ISM / HSE) dan Manajemen (Terpadu). Prosedur HSE and Manajemen Sumber Daya akan memberikan informasi dan kebutuhan pelatihan untuk semua Karyawan.

PT.RTI memahami bahwa bahaya dapat menimbulkan risiko-risiko fisik dan psikologis. Bahaya-bahaya tersebut dapat timbul dari lingkungan kerja, peralatan kerja atau interaksi dengan orang-orang. Jajaran Manajemen dan staf dituntut untuk senantiasa meningkatkan dan ikut serta dalam mengidentifikasi bahaya dan pengelolaan risiko secara sistematis. Mereka juga dituntut untuk memastikan kesehatan dan keselamatan kerja dengan cara melaksanakan Prosedur Pemeriksaan, Pengujian dan Audit.

Keselamatan di tempat kerja adalah tanggung jawab setiap individu dan tanggung jawab bersama. Semua karyawan diwajibkan untuk melakukan langkah yang wajar untuk menjaga keselamatan mereka sendiri serta keselamatan karyawan lainnya. Oleh karena itu semua Karyawan harus bekerja sama dengan pihak Manajemen dan mematuhi semua Kebijakan dan Prosedur yang telah ditetapkan oleh PT.RTI.

Hal yang paling penting dari semua aktivitas HSE di PT.RTI adalah proses konsultasi. Proses konsultasi ini memungkinkan semua karyawan untuk memberikan kontribusi untuk meningkatkan kesehatan dan keselamatan di tempat kerja mereka secara terus-menerus. Semua karyawan didorong untuk ikut berpartisipasi dalam meningkatkan kesehatan dan keselamatan di tempat kerja melalui Manajer mereka masing-masing, atau melalui komunikasi dengan, atau menjadi bagian dari Komite-komite HSE. Komite-komite ini memiliki peran penting dalam memonitor kesehatan dan keselamatan di tempat kerja. Sesuai dengan pendekatan perbaikan HSE secara berkelanjutan, General Manager akan mengkaji ulang Kebijakan ini setiap tahun.